OKU TIMUR,-beyujournalnews.com-
Komandan Puslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Polsan Situmorang, S.E., M.KP., M.Phil., secara resmi menutup Pendidikan Bela Negara SPPI KDKMP Kolat II yang diikuti 913 peserta, Jumat (31/7/2026).
Pendidikan Bela Negara tersebut berlangsung selama 45 hari, sejak 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Selama mengikuti pendidikan, para peserta mendapatkan pembinaan kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta materi manajerial dari Dinas Koperasi sebagai bekal membangun kepemimpinan dan kemampuan mengelola organisasi di tengah masyarakat.
Prosesi penutupan berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para siswa menampilkan yel-yel yang energik serta defile baris-berbaris yang rapi, kompak, dan penuh percaya diri. Penampilan tersebut menjadi bukti keberhasilan proses pendidikan dalam membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, loyalitas, dan semangat pantang menyerah.
Dalam sambutannya, Brigjen TNI Polsan Situmorang mengapresiasi semangat dan dedikasi seluruh peserta selama mengikuti pendidikan. Ia berharap nilai-nilai bela negara yang telah ditanamkan dapat terus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pendidikan Bela Negara bukan sekadar membentuk kedisiplinan, tetapi juga membangun karakter, jiwa kepemimpinan, rasa cinta tanah air, serta tanggung jawab untuk mengabdi kepada bangsa dan negara. Saya berharap seluruh lulusan SPPI KDKMP Kolat II mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia,” ujar Brigjen TNI Polsan Situmorang.
Ia menegaskan, keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Para lulusan diharapkan mampu mengamalkan ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai kebangsaan yang telah diperoleh selama pendidikan dalam setiap tugas dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan berakhirnya Pendidikan Bela Negara SPPI KDKMP Kolat II, sebanyak 913 lulusan diharapkan siap menjadi agen perubahan yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kepemimpinan yang tangguh dalam mendukung pembangunan nasional.
Redaksi -Benni-